Imunisasi Dasar Lengkap
Tips Kesehatan

Imunisasi Dasar Lengkap

Promkes RSIA Mutiara Bunda02 Mei 2024Tips Kesehatan
Kembali ke Berita

Imunisasi dasar lengkap membantu melindungi bayi dan anak dari berbagai penyakit berbahaya. Pemberian imunisasi sesuai jadwal penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Apa Itu Imunisasi?

  • Imunisasi adalah upaya untuk memberikan kekebalan tubuh kepada bayi dan anak terhadap penyakit tertentu.
  • Imunisasi membantu tubuh membentuk perlindungan terhadap infeksi berbahaya.
  • Imunisasi penting diberikan sejak usia dini.
  • Manfaat Imunisasi

  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak.
  • Mencegah berbagai penyakit berbahaya.
  • Mengurangi risiko komplikasi akibat infeksi.
  • Membantu menjaga kesehatan anak dalam jangka panjang.
  • Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi

  • Hepatitis B.
  • Tuberkulosis atau TBC.
  • Difteri.
  • Tetanus.
  • Pertusis atau batuk rejan.
  • Polio.
  • Campak.
  • Jenis Imunisasi Dasar Lengkap

  • Imunisasi BCG untuk melindungi bayi dari TBC.
  • Imunisasi Polio untuk melindungi bayi dari penyakit polio.
  • Imunisasi Hepatitis B untuk melindungi bayi dari Hepatitis B.
  • Imunisasi DPT untuk melindungi bayi dari difteri, pertusis, dan tetanus.
  • Imunisasi Campak untuk melindungi bayi dari penyakit campak.
  • Jadwal Imunisasi Dasar Bayi

  • Usia kurang dari 7 hari mendapatkan Hepatitis B.
  • Usia 1 bulan mendapatkan BCG dan Polio 1.
  • Usia 2 bulan mendapatkan DPT/HB 1 dan Polio 2.
  • Usia 3 bulan mendapatkan DPT/HB 2 dan Polio 3.
  • Usia 4 bulan mendapatkan DPT/HB 3 dan Polio 4.
  • Usia 9 bulan mendapatkan imunisasi campak.
  • Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Imunisasi

  • Demam ringan bukan penghalang untuk imunisasi.
  • Diare ringan bukan penghalang untuk imunisasi.
  • Imunisasi ulang diperlukan untuk memperkuat kekebalan tubuh.
  • Ikuti jadwal imunisasi sesuai anjuran tenaga kesehatan.
  • Kondisi yang Tidak Memperbolehkan Anak Diimunisasi

    * Anak mengalami sakit berat.

    * Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius.

    * Riwayat kejang setelah imunisasi sebelumnya.

    * Reaksi alergi berat terhadap jenis imunisasi tertentu.

    Kondisi yang Mungkin Muncul Setelah Imunisasi

  • Hepatitis B dapat menyebabkan nyeri ringan di tempat suntikan.
  • BCG dapat menimbulkan bisul kecil yang akan menjadi luka parut.
  • DPT dapat menyebabkan demam ringan dan nyeri pada area suntikan.
  • Polio umumnya tidak menimbulkan reaksi berat.
  • Campak dapat menyebabkan demam ringan dan kemerahan sementara.