Menyusui adalah proses penting untuk mendukung tumbuh kembang bayi dan menjaga kesehatan ibu. Teknik menyusui yang benar membantu bayi mendapatkan ASI optimal dan membuat ibu lebih nyaman selama proses menyusui.

Tips Kesehatan
Teknik Menyusui
Promkes RSIA Mutiara Bunda02 Mei 2024Tips Kesehatan
Kembali ke BeritaMenyusui adalah proses pemberian ASI kepada bayi secara langsung dari payudara ibu. ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi terutama pada 6 bulan pertama kehidupan. WHO dan UNICEF merekomendasikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Sumber nutrisi dan kalori lengkap sesuai kebutuhan bayi. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Mengandung antibodi alami untuk melawan penyakit. Mendukung perkembangan otak dan kecerdasan bayi. Membantu perkembangan emosi dan rasa aman bayi. Membantu meningkatkan ikatan emosional ibu dan bayi. Membantu rahim kembali ke ukuran normal lebih cepat. Mengurangi risiko perdarahan setelah melahirkan. Membantu ibu merasa lebih tenang dan percaya diri. Mendukung kesehatan ibu setelah persalinan. Pilih posisi menyusui yang nyaman bagi ibu dan bayi. Topang kepala, leher, bahu, dan bokong bayi dengan baik. Pastikan tubuh bayi menghadap ke tubuh ibu. Kepala bayi berada lebih rendah dari payudara ibu. Dekatkan bayi ke payudara, bukan payudara ke bayi. Pastikan hidung bayi sejajar dengan puting. Posisi menggendong. Posisi silang. Posisi menyangga kepala. Posisi berbaring. Posisi menyandar. Dekatkan bayi ke payudara hingga hidung sejajar dengan puting. Sentuhkan puting ke bibir bayi untuk merangsang bayi membuka mulut. Saat mulut bayi terbuka lebar, masukkan puting dan sebagian areola ke mulut bayi. Pastikan dagu bayi menempel pada payudara. Pastikan mulut bayi terbuka lebar saat menyusu. Bibir bawah bayi mengarah keluar. Ibu tidak merasakan nyeri saat menyusui. Isapan bayi lambat dan teratur. Pipi bayi tampak membulat saat menyusu. Bayi melepaskan payudara sendiri setelah kenyang. Ibu merasakan refleks oksitosin saat menyusui. Payudara terasa penuh atau geli sebelum menyusui. ASI mengalir saat ibu memikirkan atau mendengar bayi menangis. ASI menetes dari payudara sebelah saat bayi menyusu. ASI memancar saat bayi melepaskan puting. Jangan meremas puting saat menyusui. Hindari menarik puting dari mulut bayi secara paksa. Hindari posisi menyusui yang membuat ibu atau bayi tidak nyaman. Segera konsultasi ke tenaga kesehatan bila mengalami nyeri atau lecet pada puting.
Informasi
Chat via WhatsApp



